Belajar Dari Gading-Gisel: Privasi Cerdas dan Sosial Media

Percintaan dunia artis sedang gempar. Istilah true love dianggap hanya dongeng sejagat. Gading dan Gisel, nama kedua sejoli penghias negri dongeng. Siapa sangka, feed manis yang dihiasi senyuman Gempita, putri mereka, selama ini menutupi sebuah rahasia. Perceraian mereka tidak kelihatan bahkan batang hidungnya di akun Instagram yang selama ini sukses membuat keluarga mereka tampak harmonis atau istilah netizen, family goals. Setelah berita gugat cerai Gisel bocor, beberapa netizen nyinyir, berkata bahwa feed yang indah bukan berarti hidupnya indah.

Istilah keluarga goals ini bukan hal yang baru di sosial media. Goals-goals lain juga banyak, seperti relationship goals, yang berarti pacaran ideal, atau house goals, atau rumah idaman. Hal ini tak lepas dari ‘berpindahnya’ kehidupan kita di dunia asli ke dunia maya.

Agaknya sudah basi membahas tentang perkembangan teknologi. Tetapi, perkembangan yang amat pesat ini memang dianggap mudah untuk menyerap lebih banyak ‘korban’. Remaja-remaja yang berusaha menemukan jati diri di sosial media. Influencer dengan follower bak artis yang ada di TV. Fenomena ini bisa dilihat dari banyaknya video viral yang menjadikan seseorang bak artis dalam semalam, entah keviralan yang bermakna atau penuh kontroversi.

Dunia yang selama ini kita kenal lewat tatapan mata, berpindah dengan sentuhan gadget. Dengan masuknya zaman instagram, hal-hal yang dahulu pada zaman Facebook hanya diperuntukkan untuk dibagi dengan teman lama, kini berubah. Mudahnya akses ke instagram membuat hal-hal itu tidak hanya untuk dibagi, namun juga dipamerkan.

Tidak heran apabila sampai ada istilah nikah online sampai cerai online. Salah satunya ialah kasus dua influencer yang bertemu di Instagram, menikah, lalu tidak sampai tiga bulan kemudian bercerai. Perceraiannya juga dianggap seru karena dipamerkan lewat sindir-sindiran di Insta story.

Bicara tentang perceraian, mari kembali pada kasus Gading-Gisel. Okelah, feed mereka yang manis dan rapih itu menuai tudingan netizen, seolah-olah mereka itu munafik. Tapi, ada hal menarik yang terlewat.

Dilaksanakannya konferensi pers akan perceraian Gading Marten dan Gisella Anastasia pada Rabu (28/11/2018) lalu tampak ditunggu-tunggu. Pasalnya, inilah kali pertama mereka akhirnya kompak buka suara terkait gugata cerai di antara keduanya.

Kita bisa melihat perpaduan emosi diantara keduanya yang cukup intens. Gisel sendiri hampir menitikkan air matanya, namun tetap berusaha mengatur emosi. Mereka berdua tampak menjalani perceraian dengan damai, padahal usut punya usut, problematika rumah tangga mereka sudah dirasakan sekitar 1,5 tahun terakhir.

Dalam waktu 1,5 tahun itu, pergolakan emosi pasti sering terjadi. Namun mereka lebih memilih untuk membungkam mulut, membiarkan masalah diselesaikan berdua dan bukannya dipamerkan, sekedar untuk cari perhatian ataupun viewers. Berbeda dengan kasus perceraian lain yang juga sempat booming beberapa saat lalu, ketika sang mantan suami membawa kru TV menggrebek kamar mantan istrinya. Tidak perlu disebut nama, pembaca pun pasti tahu tentang kasus yang terkesan pempublikasian yang dipaksa itu.

Instagram @gisel_la dan @gadiiing bisa jadi teladan. Dengan feed yang tetap bagus, foto profil keduanya tetap memasang foto keluarga kecil mereka. Tanpa Instagram story berlebihan yang penuh sindiran. Daripada menyalahkan feed yang terkesan dibuat-buat, mungkin pujian akan kedewasaan mereka lebih tepat disandirkan kepada keduanya. Semoga proses perceraian dimudahkan, tanpa perlu bertele-tele, dan semoga mereka bisa temukan kebahagiaan masing-masing.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s